Upaya Pemkab Lampung Timur Atasi Inflasi

| 𝕿𝖊𝖗𝖎𝖒𝖆𝖐𝖆𝖘𝖎𝖍 𝕵𝖆𝖉𝖎 𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆 𝕾𝖊𝖙𝖎𝖆.

Klik Gambar

Sukadana-Halopaginews.com- Pemkab Lampung Timur ikuti rakor pengendalian inflasi dengan kementrian dalam negeri, melalui zoom dipimpin langsung oleh Irjen kemendagri Tomsi tohir melalui Zoom meeting yang digelar, Senin ( 20/5/2024).

Dalam zoom tersebut membahas upaya upaya yang dilakukan pemda dalam mengendalikan laju inflasi, dalam arahannya irjen kemendagri sekaligus Plt. Sekjen mendorong para kepala daerah untuk memantau perkembangan harga pangan sekaligus meminta tindakan nyata dalam rangka menekan tingginya inflasi, mengupayakan bagaimana suplay and demand ini dapat stabil sehingga tidak ada gejolak kenaikan harga pangan.

Dalam rakor tersebut pemda Lampung timur dihadiri langsung oleh Sekretaris daerah, asisten 2, Inspektorat, BPS, Kadis perindag, Plt. Kadis ketahanan pangan TPHB, kabag perekonomian dan Bappeda, Sekretaris Daerah meminta kepada BPS untuk menjelaskan penyebab inflasi Lamtim yang mencapai 5,12 YoY dan agar sampel harga yang menjadi patokan dapat diambil dari beberapa.pasar daerah secara menyeluruh, mengingat Lampung timur saat ini harga pangan cenderung mengalami penurunan terutama padi dan jagung.

Baca Juga :  Pemkab Lamtim Siapkan Rp250 M untuk Bangun Infrastruktur Jalan

Untuk Dinas perindag agar memantau pasokan yang masuk ke pasar pasar di lampung timur dan segera mengupayakan kepada distributor jika ada gejala kenaikan permintaan kebutuhan pokok yang tinggi ditingkat konsumen.

Pemkab Lampung Timur telah melakukan beberapa upaya konkret pengendalian inflasi utk menggerakkan masyarakat menanam cabai melalui PKK dan juga pendampingan kepada petani yang menanam cabai seperti di metro kibang dan way jepara. Melakukan oprasi pasar serta pelaksanaan pasar murah dibeberapa wilayah kecamatan.

Baca Juga :  KPU Lampung Timur Lantik 120 Anggota PPK

TPID lampung timur akan turun melihat panen cabai dan padi sebagai salah satu komoditi dihasilkan kab lampung timur serta memastikan distribusi pasokan pangan dapat berjalan tanpa hambatan dan melakukan upaya pendampingan agar pasokan yang ada dapat memenuhi kebutuhan pokok di Lampung Timur. (*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum