Foto : Bupati Winarti hadiri acara isra miraj di kampung ringin sari.

TULANG BAWANG, Halopaginews.com – Pelaksanaan kegiatan dalam peringati hari Isra Mi’raj di Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, didahului dengan membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rabu (10/04/19).

Dalam kegiatan itu, dihadiri langsung oleh Bupati Tulangbawang Winarti dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Anthoni dan sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Tulangbawang.

Kedatangan rombongan Bupati langsung disambut oleh Kepala Kampung setempat, Supadi dalam sambutannya mengatakan,”Peringatan Isra Mi’raj di Ringin Sari tahun ini terasa spesial karena bisa dihadiri Ibu Bupati, dan ini kali pertama ibu datang ke Kampung kami, setelah Ibu menjabat Bupati,” ucap Supadi dalam sambutannya.

Acara peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan di Masjid Nurul Iman Kampung Ringin Sari ini, dihadiri sekitar 3000an masyarakat, sehingga nampak sangat meriah, dengan penceramah Ustadz Hi Yantori.

Baca Juga :  Polisi Kejar Pelaku Curanmor Sampai ke Bengkulu

Dari sekian banyak masyarakat yang hadir, merupakan sebagai ungkapan bahagia masyarakat dan juga sebagai ajang pulang Kampung oleh Winarti. “Sebagai Bupati saya berterimakasih, bertahap program kita laksanakan, Kampung Ringin Sari juga ada, perbaikan jalan jadi prioritas, tolong saling mengingatkan,” tukasnya.

Sebelum rombongan Winarti kunker di Kampung Ringin Sari, pihaknya melakukan launching program bedah rumah Tahun 2019 di Kampung Ujung Gunung Ilir, Kecamatan Menggala.

Foto : Winarti lounching program bedah rumah di  kampung ujung gunung ilir menggala.

Bupati berpesan kepada semua pihak, agar turut mengawasi pelaksanaan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang digulirkan Pemerintah ini.

Sambung Bupati, mengingat bantuan bedah rumah harus benar-benar menyasar warga yang rumahnya tidak layak huni, apalagi program bedah rumah merupakan program pro rakyat yang digulirkan Pemerintah untuk rakyat tidak mampu.

Baca Juga :  Kakam DWT Jaya Pantau Warganya Sepulang Merantau

“Program bedah rumah merupakan bukti keseriusan Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan bentuk perhatian, bahwa Pemerintah akan selalu ada untuk rakyatnya,” ujarnya.

Adapun dijelaskan, pada tahun 2019 ini, sebanyak 400 warga yang masuk kategori tidak mampu di Tulangbawang mendapat bantuan bedah, dari jumlah itu, 100 unit rumah akan dibantu lewat APBD Tahun 2019, sementara 300 unit lainnya bersumber dari APBN.

Para penerima program itu telah tersebar di Kecamatan Menggala, Menggala Timur, Banjar Baru, Banjar Agung, Merasa Aji, Dente Teladas, Gedung Meneng, Penawar aji, dan Meraksa Aji.(aw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here