Monitoring dan Evaluasi 8 Desa di Kecamatan Way Bungur

0
436
Monitoring dan Evaluasi di Desa Totoprojo, Kabupaten Lampung Timur. Senin (03/02/2020).

Lampung Timur (HPN) – Desa Totoprojo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) 8 Desa, sekitar pukul 08.00 WIB. Senin (03/02/2020).

Acara tersebut, dihadiri Camat Nuryanto, Kasi Pmd Ridwan, Kades Totoprojo Hisam, Danramil Way Bungur Suefdi, Edi susanto Kapolsek Way Bungur, Rohmi serta jajaran Tim Kabupaten setempat.

“Pelaksanaan monev hari ini, yang dimulai jam 8 pagi sampai 2 siang dibalai desa totoprojo, untuk selanjutnya 8 desa turun melihat fisik dan info terkait masalah dilapangan kami serahkan dengan kasi pmd pak ridwan,” ujar Camat Nuryanto.

“Hasil monev Itu dari timnya pemda kabupaten lampung timur, dari 8 desa untuk laporan ke pemda dengan menentukan hasil monitoring dari 8 desa dari pihak kabupaten, jika ada kekurangan fisik dari hasil dilapangan kita rapihkan benahi semua, karena cuaca hujan bisa diterjang air karna banjir dari irigasi yang kesumbat oleh sampah, semua nya harus dibersihkan dan dirapihkan, lebih jelasnya yang menentukan hasil Monitoring desa itu dari tim kabupaten,” ucap Kasi pmd Ridwan.

Baca Juga :  Dandim 0429/Lamtim Sambut Pangdam II/Sriwijaya

Sementara Kades Totoprojo Hisam menyampaikan, bahwa “Saat Monev ini diadakan di Balai Desa Totoprojo, Kecamatan Way Bungur, hasil dilapangan tidak ada kendala dan berjalan lancar. Ada 8 desa Totoprojo, Tegal ombo, Taman Negeri, Toto Mulyo, Tambah Subur, Tanjung Tirto, Tanjung Qencono, dan Kali Pasir. Perjalanan Monev untuk anggaran tahun 2019 khususnya di Desa Totoprojo pembuatan Lapen sepanjang 2.350 Km, badan jalan 1 Km, Irigrasi lebar 50 kedalaman 40 Meter. Yang dikerjakan 6880 meter,” papar Hisam.

Baca Juga :  LI BAPAN Kecam Dugaan Pungli Rekrutmen Sat Pol PP di Lamtim

Ketua Tim Kabupaten Rohmi, mengatakan “Hasil monev dilapangan bagus, sekedar perapihan drainase ada yang retak retak patah, itu kita sistemnya pembinaan, mohon di perbaiki dan tanaman rumput yg perlu dibersihkan, tidak ada masalah tidak ada kendala yang jelas butuh perapihan itu saja,” tutup Rohmi. (Eko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here