Harga Ayam Anjlok Sampai Rp9 Ribu Perkilogram

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur (HPN) – Pedagang kecil pasar pagi Desa Tanjung Qencono, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, keluhkan harga ayam potong yang mengalami penurunan drastis akibat pandemi Covid-19.

Shini, warga Tanjung Qencono, menuturkan bahwa harga ayam potong saat ini mengalami penurunan. Awalnya harga Rp23 ribu-/kg, sekarang harganya Rp12 ribu s/d Rp14 ribu/kg-nya. Sehingganya pedagang ayam potong mengeluh akibat penurunan harga yang sangat drastis.

Baca Juga :  Direktur UT Lampung Kunjungan di Desa Kalipasir Way Bungur

Ditempat lain, hal senada disampaikan Siti (pedagang ayam potong. Red) kepada halopaginews, bahwa harga ayam potong sekarang mengalami penurunan hingga mencapai Rp12 ribu sampai Rp14 ribu/kg. Mulanya harga ayam potong mencapai Rp23 ribu-Rp25 ribu/kg. Akibatnya omset penjualan mengalami penurunan dan merugi.

“Apakah dampak pandemi covid-19 orang tidak bekerja banyak yang dirumah, jadi pemasukan tidak ada atau penghasilan juga tidak ada, akibatnya tidak ada yang mau beli ayam. Jadi harga ayam ikut mengalami penurunan,” pungkasnya. Sabtu (18/04/2020).

Baca Juga :  Dandim 0429/Lamtim Berikan Sosialisasi Netralitas TNI Pemilu 2024 Kepada Anggota Persit

“Harapan kami semoga covid-19 ini cepat berakhir, apalagi mau memasuki bulan suci ramadhan, semoga dibulan suci ramadhan nanti harga ayam potong bisa stabil lagi.” harapnya. (Eko)

Dilaporkan oleh : Redaksi Halopaginews