BPBD Asahan Terjun ke Wilayah Terdampak Banjir

0
48
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asrul Wahid, Foto: Istimewa.

Asahan (HPN) – Curah hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir di wilayah mengakibatkan intensitas air di Kabupaten Asahan dan sekitar hulunya, berdampak Banjir di Desa Perbangunan Kecamatan Sei kepayang induk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Asrul Wahid mengatakan, melalui kepala bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan Afifuddin Gurning kepada awak media. Selasa (01/12/2020).

“Akibat hujan turun beberapa hari terakhir, banjir melanda pemukiman warga serta areal persawahan masyarakat di 6 (enam) Dusun di Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang dengan ketinggian air bervariatif hingga mencapai sekitar 60cm di atas permukaan tanah dan sekitar 10cm-30cm didalam rumah,” ucapnya.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral OPS Ketupat Toba 2020

“Dan kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk menginventarisir yang terdampak serta kerusakan sarana prasarana yang ada BPBD juga berkoordinasi dengan perangkat Desa, pihak Forkopimcam dan warga masyarakat setempat untuk posko siaga bencana dan dapur umum. BPBD juga memberikan bantuan logistik pemenuhan kebutuhan dasar bencana banjir.” tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama Camat Sei Kepayang Induk Asmuni mengatakan, sebanyak 522 KK tergenang di Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang, beberapa luasan areal persawahan warga tergenang air, 4 (empat) unit bangunan sekolah tergenang air, 1 (satu) unit Pustu dan 1 (satu) unit Poskesdes tergenang air dan beberapa titik ruas jalan utama Desa tergenang dan tererosi sedang.

Baca Juga :  4 Pasien Covid-19 di Asahan Sembuh

“Dan kita sudah membuat laporan ke Bupati melalui Dinas Sosial tentang bantuan untuk masyarakat yang terdampak,” ungkapnya.

Induk Asmuni selaku Camat Sei kepayang juga menambahkan, “Saya berharap semoga musibah ini cepat berlalu dan masyarakat harus waspada dengan kondisi cuaca buruk beberapa hari ini.” pungkasnya. (Bangun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here