Disdik Asahan Gelar Sosialisasi 3 M

0
34
Foto: Istimewa.

Asahan (HPN) – Jelang Pendidikan tatap muka, Dinas Pendidikan Kabupeten Asahan melalui Kordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Pulau Rakyat Sosialisasikan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan Dengan Sabun, dan Menjaga Jarak) dalam materi pembelajaran tatap muka secara langsung di sekolah kepada kepala sekolah se-Kecamatan Pulau Rakyat.

Sosialisasi 3 M yang dipusatkan di SD Negeri 017961 Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, disampaikan oleh Korwil Disdik Kecamatan Pulau Rakyat, Suwanto Wasiman, Spd sekaligus melakukan simulasi yang dihadiri oleh sejumlah siswa SD tersebut. Jum’at (11/12/2020).

Dalam simulasi itu siswa diwajibkan memakai masker dan diukur suhu badannya dengan menggunakan Thermometer Gun, selanjutnya cuci tangan dengan cairan disinfektan atau sabun yang disediakan oleh pihak sekolah. Setelah itu siswa memasuki ruang kelas dengan tertib dan diatur oleh pihak sekolah dengan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan.

Baca Juga :  Gugas Asahan dan Tanjung Balai Rapat Pemulangan PMI

“Durasi belajar hanya 2 jam, dan siswa tetap pakai masker, tanpa ada jam istirahat, selesai belajar kembali cuci tangan seperti semula dan langsung pulang ke rumah masing-masing,” terang Korwil.

Selanjutnya Suwanto Wasiman juga menegaskan, apabila keputusan pembelajaran sekolah tatap muka sudah diambil, sekolah tinggal menjalankan prosedur yang telah dirancang. Sebelum memulai pembelajaran tatap muka, Disdik Kabupaten Asahan akan melakukan tahap simulasi. Selanjutnya, masa transisi skema baru sekolah di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19 yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan.

“Dinas Pendidikan Kabupeten Asahan dan juga Korwil Kecamatan akan melakukan monitoring ke sekolah-sekolah tanpa pemberitahuannya lebih dulu, untuk melihat secara langsung kesiapan sekolah-sekolah selama dua bulan masa transisi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pasangan Balon Surya-Taufik Siap Tarung Pilkada 2020

Beliau juga menegaskan, untuk sementara agar sekolah menutup area kantin dan membuat media publikasi berisi informasi pembelajaran tatap muka yang mengacu pada protokol kesehatan.

Apabila naas terjadi sesuatu di sekolah, ada yang terinfeksi virus Corona janganlah saling menyalahkan, karena kita telah berkomitmen sesuai administrasi yang telah kita tanda tangani baik oleh orang tua siswa, kepala sekolah dan komite masing-masing.

Terakhir Suwanto berharap agar tahapan ini betul-betul dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab sehingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka dapat berlangsung dengan baik dan sesuai dengan yang harapkan bersama.

“Sosialisasi 3M ini juga sudah kita dilaksanakan di jenjang pendidikan SMP negeri/swasta di Kecamatan Pulau Rakyat,” ucap Suwanto Wasiman mengakhiri. (Bangun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here