Bupati Lampung Barat Rapat Monev Penanganan Covid-19

Foto, Pemkab Lampung Barat

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Barat-(HPN)- Mengevaluasi Penanganan Covid-19, di Lampung Barat Bupati Lampung Barat dengan sapaan akrabnya, Pak Cik Memimpin Langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penanganan Covid-19 yang bertempat di Gedung Serba Guna (GSG), Pekon Sebarus Kecamatan Balik Bukit ,Pada hari Jum’at,Β  Β  Β (13/08/2021).

Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus, Drs. Mad Hasnurin, Wakapolres Lampung Barat Kompol Dwi Santosa, SH., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Inspektorat, Kepala BPBD, Kepala BPKD, Kadis Koperindag, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, Kadis PMP, Kasat Pol PP, Camat Balik Bukit, Kepala Puskesmas, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas dan seluruh Lurah/Peratin di wilayah Kecamatan Balik Bukit.

Dalam Sambutannya Bupati Hi.Parosil Mabsus, menyampaikan kita di sini evaluasi, mendengar apa yang menjadi permasalahan, penanganan covid-19 ini harus serius, komprehensif dari hulu hingga hilir,”Katanya.

Lanjutnya,” Inilah gunanya satgas covid di Pekon, ada lurah/peratin, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan bidan desa. Kalau ada masalah di pekon yang tidak bisa diselesaikan lapor pihak kecamatan, kecamatan lapor kabupaten,”Ucapnya.

Baca Juga :  Peringatan HUT Kabupaten Lampung Barat Ke-30, Jum'at 24 September 2021

Sehingganya, saya meminta Wakapolres perintahkan tegas kepada Kapolseknya dan Bhabinkamtibmas untuk menindak tegas masyarakat yang masih bandel terkait peraturan yang berlaku. Kalau ada yang hajatan-hajatan dan acara yang mengumpulkan banyak orang, segera tindak tegas bubarkan, karena ini perintah langsung Kapolda,” Tegasnya.

Hal itu saya meminta hari ini, Camat, Kapolsek, Danramil, seluruh Lurah/Peratin harus mengetahui situasi kondisi satgas baik dari tingkat kecamatan hingga pekon. Dilihat, satgas itu apakah sudah berjalan atau belum. Jika belum, tolong diperbaiki dan diefektifkan. Jangan sampai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 ini bertengger terus,” Jelasnya.

Selain itu tolong sama-sama kita serius, jangan sampai lurah/pertain tidak tau masalah-masalah yang ada di masyarakat, terlebih terkait data masyarakatnya yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman), yang positifnya berapa yang meninggal berapa, semua harus tau,”Terangnya.

Baca Juga :  PT PLN Persero!! Diduga Memasang Kayu Sebagai Tiang Listrik

Sementara itu kita juga harus tau, kenapa kok bisa kasus terkonfirmasi positif covid-19 meningkat terus, tidak menurun-menurun. Apa dari masyarakatnya yang memang sulit disadarkan, sehingga kita perlu memberi penerangan kepada masyarakat melalu pendekatan secara peesuasif, Inilah pentingnya kita evaluasi,”Ujarnya.

“Sekali lagi saya minta seluruh jajaran satgas kecamatan hingga kelurahandan pekon,mari kita bergandengan, bekerja sama, bekerja keras dan semangat.

Namun ia menekankan kepada para perangkat pekon untuk lebih aktif memberikan sosialisasi dan penjelasan kepada masyarakat untuk disiplin prokes di masa PPKM level-4. ” Tolong dicamkan lurah maupun peratin, kalau satgas covid dan posko di pekon belum dibentuk, segera dibentuk. Beri penjelasan kepada masyarat dan sentuh masyarakatnya”.Tutupnya.

(Rilis/Andika)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum