Gubernur Lampung Arinal, Menerima Penghargaan Atas Kerjasama Akselerasi Elektronifikasi Pembentukan 16 TP2DD di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota

Foto, Gubernur Lampung

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar
Bandar Lampung-(HPN) Gubernur Arinal Djunaidi menerima penghargaan atas kerjasamanya dalam akselerasi elektronifikasi melalui pembentukan 16 TP2DD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

 

Penghargaan diberikan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 bertemaΒ  ‘Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi Untuk Pemulihan Ekonomi’ di Ruang Auditorium Lt.4 Kantor Perwakilan BI Lampung, Rabu (24/11/2021).

Gubernur menerima penghargaan atas kerjasamanya dalam akselerasi elektronifikasi melalui pembentukan 16 TP2DD di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto juga menerima penghargaan atas kerjasamanya dalam perluasan implementasi QRIS dan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Provinsi Lampung. Sehingga, dinobatkan sebagai Duta QRIS dan elektronifikasi.

Kemudian, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung menerima apresiasi sebagai OPD terkooperatif dalam penyediaan data dan informasi untuk penyusunan asesmen dan pelaksanaan advisory kebijakan ekonomi dan keuangan daerah.

Baca Juga :  Dewan Pers: Jurnalis Harus Menerapkan Tiga Hal Utama Memajukan Media Massa, Berkualitas dan Berkolaborasi

Tidak hanya itu, BI juga memberikan penghargaan dan apresiasi bagi sejumlah mitra strategis mereka yang lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur menjelaskan, kondisi perekonomian saat ini terus bergerak ke arah yang positif.

Hal itu tentunya seiring dengan trend perbaikan dalam pengendalian Covid-19. Laju Pertumbuhan kasus, Bed Occupancy Ratio (BOR) mulai menunjukkan trend penurunan, namun demikian hal tersebut tidak menjadikan kita lengah tetapi kita tetap harus terus berhati-hati dan selalu waspada.

“Menghadapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Tentunya hal ini tidak dapat dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan Sinergi dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten/Kota, Forkopimda, Perguruan Tinggi, Dunia Usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat”, sebutnya.

Ia menuturkan Perekonomian Provinsi Lampung pada Triwulan III Tahun 2021 telah menunjukkan ke arah pemulihan ekonomi. Hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, yang mencatat Pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan III-2021 (y-o-y) mengalami pertumbuhan sebesar 3,05 persen, dengan tingkat inflasi yang terjaga pada angka 0,10 persen (mtm) dibulan Oktober 2021.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Bersama Gubernur Lampung dan Unsur TNI Buka Jalan Sehat di Mako Brimob

“Perkembangan data-data tersebut dapat menjadi indikasi bahwa program-program pembangunan di Provinsi Lampung dalam mendukung pemulihan ekonomi dan menjaga stabilitas makro ekonomi juga akan berkontribusi positif terhadap penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan,” sebutnya.

Arinal juga mengapresiasi pihak perbankan dalam upaya percepatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Pada Perbankan, Saya ucapkan terimakasih karena sudah mendukungΒ  kepentingan petani dan kita akan melakukannya secara selektif-positif. Insya Allah, Saya akan kawal uang negara pada perbankan agar bermanfaat kepada para petani,” ungkap Gubernur Arinal. (**)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum