Husnan Efendi Angkat Bicara, SILTAP Tak Dibayarkan, Bupati Rehab Rumdisnya!!

Foto, Ketua DPD APKAN Lamtim, Angkat Bicara Tentang Anggaran Rehabilitasi Rumdis Bupati Lamtim

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)- Rehabilitasi Fasilitas Rumah Dinas (Rumdis) Bupati Lamtim yang menghabiskan anggaran hingga milyaran rupiah dipertanyakan oleh DPD Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN), Kabupaten Lampung Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD APKAN Husnan Efendi bersama Jajaran Pengurus di Sekretariat, Desa Sukadana Ilir,Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur, Senin (13/09/22).

“Ditengah gembar -gembor defisit anggaran dimana SILTAP untuk kades dan aparatur desa yang belum terbayarkan selama 6 bulan, kok ini Rehabilitasi dan pembangunan fasilitas rumah dinas terkesan menjadi skala perioritas, sementara mereka para perangkat desa harus merintih perih mengejar haknya” jelas Fendi.

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Gelar Latorjab Ter Dan Intelijen Serta UTP Jab Ter dan Intelejen TW II TA.2022

Menurut Husnan Efendi anggaran untuk itu menelan angka yang fantastis.

“Data yang kami terima adalah : Rehabilitasi Aula Rumah dinas nilai Rp.505.000.000; , lalu Pembangunan Mushola Rumah Jabatan 1,6 milyar,lanjut pembangunan/ penataan kawasan gerbang Rumdis sebesar 7 Milyar Rupiah, Pembangunan/Rehabilitasi gedung PKK sebesar 841 juta Rupiah,selanjutnya pembangunan taman Rumdis bupati sebesar 1,4milyar Rupiah dengan total anggaran 11,250 milyar”,jelasnya.

“Sementara yang dibatalkan adalah Toilet Umum Rumdis sebesar 299,3 juta Rupiah,Pembangunan Sarana dan Prasarana Polres Lamtim senilai 1,7 milyar, pembangunan kolam renang Rumdis bupati sebesar 1,5milyar dan Pembangunan Lapangan Futsal di Rumdis Bupati sebesar 697,5 juta Rupiah”,tuturnya.

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Akan Berikan Bantuan Kepada 10.000 BTPKLWN

“Ini mengesankan bupati mementingkan kesenangan pribadi, dan tidak memikirkan kesejahteraan tenaga TKS maupun aparatur desa yang mana jelas hak mereka tertunda sampai 6 bulan lebih. Dimana hati nurani orang nomer satu di Lamtim ini”,pungkasnya. (R*)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum