Bupati Dawam Rahardjo Hadiri Pengukuhan Pengurusan Majelis Penyimbang Adat Lampung Timur

Foto, Bupati Lampung Timur

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Sukadana-(Halopaginews.com)- BupatiΒ  Lampung Timur M.Dawam Rahardjo Hadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Lampung Timur yang berlangsung di Kantor Sekretariat Majelis Penyimbang Adat Lampung Desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukadana, Rabu (13/12/2023).

Hadir dalam acara tersebut Dandim 0429/Lamtim yang mewakili, Kapolres Lamtim yang mewakili, Forkopimda, Ketua Umum MPAL Lampung Paduka Hi. Syabirin Hs. Koenang, SH., MH., serta para pengurus MPAL.

Dalam sambutannya, Bupati Lamtim M Dawam Rahardjo menyampaikan mengucapkan atas terlaksana nya Pengukuhan Pengurus Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) Kabupaten Lampung Timur Masa Bakti 2023-2028, “Semoga semua para pengurus MPAL, mampu mengemban amanah dengan baik.

Foto, Istimewa
Foto, Ketua MPAL

Bupati Dawam Rahardjo juga berharap melestarikan budaya bertujuan untuk supaya budaya asli negeri kita tidak dapat untuk tergeser dengan budaya negara lain.

“Kelak anak cucu bangsa ini tetap bisa dapat menikmati hasil cipta rasa dan karsa pendahulunya, sebagian dari generasi penerus kita harus dapat ikut untuk melestarikan kebudayaan negeri kita, “ujarnya.

Baca Juga :  Tanggapan Positif Tokoh Agama Dan Kades Tentang Program Bedah RTLH Kodim 0429/Lamtim

“Paling tidak bagi kita di daerah Lampung, falsafah orang Lampung wajib kita tahu dan sama-sama dijalani dalam kehidupan sehari-hari, seperti: Nemui-Nyimah (saling mengunjungi untuk bersilaturahmi serta ramah menerima tamu): Nengah-Nyampur (aktif dalam pergaulan bermasyarakat dan tidak individualistis): dan Sakai-Sambaian (gotong-royong dan saling membantu dengan anggota masyarakat lainnya), “terangnya.

Foto, Forkopimda
Foto, Forkopimda

Kabupaten Lampung Timur memiliki banyak kearifan lokal adat, kebiasaan masyarakat Lampung masih sangat kental dan terjaga dengan baik, sebagai contoh dalam pelaksanaan perkawinan, khitanan anak dan pengangkatan gelar dari kebuaian-kebuaian, selalu didahului musyawarah adat, melalui tokoh-tokoh pemimpin adat budaya Lampung, dalam membuat keputusan-keputusan adat, “tungkasnya.

Para tokoh-tokoh adat, sangat besar peran dan pengaruhnya bagi masyarakat yang dipimpinnya, yang selalu dipatuhi masyarakat adat, sehingga tidak akan melanggar peraturan-peraturan dalam adat budaya Lampung, salahsatunya Pi’il Pesingiri.

Baca Juga :  Bupati Dawam Rahardjo, Sambut Kedatangan Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung di Pemkab Lampung Timur

Melalui momen ini, marilah kita niatkan dalam hati, untuk membangun Kabupaten Lampung Timur, dengan dilandasi semangat dan nilai persatuan dan kesatuan, sesuai dengan kemampuan kita.

Foto, Istimewa
Foto, Istimewa

“Marilah kita berusaha semaksimal mungkin, melakukan yang terbaik sesuai dengan profesi kita masing-masing, dengan selalu mengedepankan kepentingan rakyat banyak, dibanding kepentingan pribadi atau golongan, “tuturnya Dawam.

Selaku Bupati Lampung Timur, saya mengajak kepada seluruh anggota MPAL di Kabupaten Lampung Timur, untuk dapat berpartisipasi dan berkontribusi, dalam upaya untuk mensukseskan pembangunan Bumei Tuwah Bepadan yang kita cintai ini, dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat,”pungkasnya Dawam.

Dengan sinergitas serta gotong-royong dan upaya bersama, semoga akan segera dapat terwujud Rakyat Lampung Timur Berjaya, yang kita cita-citakan bersama. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum