Nasir, “Penderita Kanker Perut” Berharap Bantuan Kesehatan

0
352
Nasir, Sipenderita Kanker Perut Warga Bengkel Ujung Gunung Udik.

Tulang Bawang (HPN) – Dibalik segudang prestasi Bupati Tulangbawang Winarti, dari bermacam bidang link sektor terutama di bidang Kesehatan seperti pernah mendapatkan Rekor Muri dengan membagikan Mobil ambulance sebanyak 50 unit pada hari Selasa (26/11/19) minggu lalu.

Namun hal tersebut, berbanding terbalik dengan yang di rasakan oleh Nasir (49), Warga Bengkel Ujung Gunung Udik, Kelurahan Ujung Gunung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulangbawang, tepatnya di pemukiman SD Negeri 06 UGU (Kampung Bengkel), yang diketahui sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tulangbawang atas penyakit Kanker Perut yang dideritanya sudah hampir satu tahun lebih.

“Saya Nasir, lahir tahun 1990 warga UGI bengkel, kalau kata dokter Menggala saya sakit kangker perut dan sudah kurang lebih satu tahun, dan saya sebagai kepala rumah tangga sudah hampir satu tahun berhenti tidak bekerja akibat sakit, jadi sementara anak saya yang bekerja yang menggantikan saya hingga putus sekolah.” terang Nasir saat disambangi awak media di kediamannya. selasa. (03/12/19).

Sebelum sakit, pekerjaan Nasir sebagai tukang servis elektronik keliling, selain itu ia mempunyai tiga orang anak, yang tinggal di lingkup sekolah SDN 06 UGU (Kampung Bengkel), yang merupakan tanah milik sekolah, dikarenakan faktor ekonomi,dan semenjak Nasir sakit anaknya yang paling tua yang masih duduk di bangku MTS rela untuk putus sekolah dikarenakan menjadi tulang punggung keluarga semasa Nasir dalam keadaan Masih Sakit.

Baca Juga :  Good Job, Satresnarkoba Ungkap 113 Kasus di Tahun 2019

Sementara Armansyah, selaku tetangga samping rumah Nasir menyampaikan, sangat prihatin terhadap kondisi nasir yang sudah lama tak kunjung sembuh hingga setahun sembuh,yang sebelumnya badan nasir gemuk dan hingga kurus akibat penyakit tersebut, ia juga mengharapkan bantuan terhadap tetangganya karena Nasir masih dalam masa pengobatan panjang dan terganjal biaya.

“Saya sangat prihatin dengan keadaan beliau (Nasir), sudah hampir setahun lebih gak sembuh-sembuh, sebelum sakit beliau dulu gemuk, sekarang aja badannya sudah seperti itu (Kurus). Mudah-mudahan Pemerintah kabupaten Tulangbawang mau membantu karena sekarang beliau masih masa pengobatan.” harap tetangga Nasir.

Hal senada dikatakan Mas Aini, juga tetangga Nasir berpendapat, meminta pemerintah Kabupaten Tulangbawang agar membantunya.

Baca Juga :  Winarti Himbau Protokol Kesehatan Terus di Optimalkan

Selanjutnya RT Kampung Bengkel Solman Alfarisih Berharap, agar pemeritah Kabupaten Tulangbawang agar membatu warganya, dalam pengobatan menurutnya Nasir sangat membutuhkan bantuan pelayanan khusus, dikarenakan penyakit yang di deritanya bukan penyakit biasa melainkan penyakit Kanker Perut, sedangkan mau mengandalkan pengobatan sendiri masih terganjal dengan biaya karena sekarang masih menjadi tulang punggung keluarga Nasir anak yang masih belum waktunya bekerja.

“Saya berharap pemerintah Kabupaten Tulangbawang, dapat membantu warga saya, karena info dari dokter Rumah Sakit Menggala, ini merupakan penyakit yang serius kangker perut, memang beliau pakai BPJS cuman semua masih butuh oprasional, BPJS sendiri tidak menanggung semua, sedangkan beliau hanya mengandalkan anak tuanya untuk bekerja itu belum cuku.” tutur RT saat dimintai keterangan.

Menurut hasil pantauan media, bahwa jarak rumah Nasir dari Pemkab Kabupaten Tulangbawang, hanya berjarak dekat, tidak jauh karena masih dalam satu Kecamatan, akan tetapi masih banyak warga daerah bengkel yang merasa Kampungnya tidak terjamak dalam pembangunan dan diduga luput perhatian dari Pemkab Tulangbawang. (Rls/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here