TULANG BAWANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang melalui tim kesehatan akan segera melaksanakan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, terkait kelanjutan penanganan Covid-19.

Tim Kesehatan nantinya turun langsung kelapangan dengan mendatangi sekolah-sekolah yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas disetiap Kecamatan dan wilayah kerja Puskesmas, yang tersebar di kabupaten tulangbawang guna untuk menekan terjadi nya klaster baru Covid-19 di dunia pendidikan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes Lasmini mengatakan, untuk klaster baru Covid-19 belum ada laporan dari sekolah-sekolah terkait PTM yang dilaksanakan pada awal september, yang dibuka oleh ibu bupati dengan syarat melakukan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pria Pembawa Senpi Rakitan Ilegal

“Sejauh ini belum ada kasus terbaru Covid-19 terkait PTM dan juga belum ada laporan dari pihak sekolah. Kami dari dinkes belum dijadwalkan untuk evaluasi,” kata Lasmini , Selasa (2/11).

Maka dari itu, dalam waktu dekat kita akan melakukan evaluasi dengan cara rapid test massal ke sekolah-sekolah yang sudah melakukan PTM.

“Akan kita ambil secara acak semple dan akan dilakukan rapid test massal. Nah, bisa ketahuan disitu apakah sejak berjalannya PTM ini terjadi kasus baru Covid-19 yang bersumber dari sekolah tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  Winarti: ASN Harus Dahulukan Kepentingan Negara

Ia menambahkan, apabila ada klaster baru ibu bupati akan mengeluarkan surat dan menutup kembali PTM, sehingga sekolah kembali lagi daring.

“Saya juga berharap bahwa sekolah-sekolah ini sudah dipastikan oleh tim gugus covid-19 sekolah agar tetap mematuhi prokes ketat, karena itu menjadi persyaratan untuk berlangsung PTM,” ungkapnya. (fay/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here