TULANG BAWANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulangbawang melalui tim kesehatan akan segera melaksanakan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah kabupaten yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, terkait kelanjutan penanganan Covid-19.

Tim Kesehatan nantinya turun langsung kelapangan dengan mendatangi sekolah-sekolah yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas disetiap Kecamatan dan wilayah kerja Puskesmas, yang tersebar di kabupaten tulangbawang guna untuk menekan terjadi nya klaster baru Covid-19 di dunia pendidikan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes Lasmini mengatakan, untuk klaster baru Covid-19 belum ada laporan dari sekolah-sekolah terkait PTM yang dilaksanakan pada awal september, yang dibuka oleh ibu bupati dengan syarat melakukan protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Baca Juga :  Pasi Intel Kodim 0426 Cek Kelengkapan Randis Personil

“Sejauh ini belum ada kasus terbaru Covid-19 terkait PTM dan juga belum ada laporan dari pihak sekolah. Kami dari dinkes belum dijadwalkan untuk evaluasi,” kata Lasmini , Selasa (2/11).

Maka dari itu, dalam waktu dekat kita akan melakukan evaluasi dengan cara rapid test massal ke sekolah-sekolah yang sudah melakukan PTM.

“Akan kita ambil secara acak semple dan akan dilakukan rapid test massal. Nah, bisa ketahuan disitu apakah sejak berjalannya PTM ini terjadi kasus baru Covid-19 yang bersumber dari sekolah tersebut,” ucapnya.

Baca Juga :  Bupati Tuba Dorong Peningkatan UKM Masyarakat

Ia menambahkan, apabila ada klaster baru ibu bupati akan mengeluarkan surat dan menutup kembali PTM, sehingga sekolah kembali lagi daring.

“Saya juga berharap bahwa sekolah-sekolah ini sudah dipastikan oleh tim gugus covid-19 sekolah agar tetap mematuhi prokes ketat, karena itu menjadi persyaratan untuk berlangsung PTM,” ungkapnya. (fay/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here