Kepala Dinas Pariwisata Lamtim, Survei Calon Objek Wisata Gentong Batu Napal

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)-Β  Survei calon objek wisata Gentong Batu Napal dilakukan oleh Ahmad Badrulah selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur, pada Kamis, (2/2/2023)

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur dan rombongan disambut oleh Delly Solthoni Kepala Desa Pasar Sukadana Kecamatan Sukadana, Jajat Sudrajat Kepala Dusun 007 Capang dan masyarakat Capang-Merdeka Dusun setempat.

“Perlu untuk diketahui oleh masyarakat khususnya Dusun Capang, calon objek wisata Gentong Batu Napal rencananya yang akan diajukan oleh masyarakat langsung dihadiri oleh bapak Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur,” kata Kepala Desa Pasar Sukadana saat memberikan sambutannya.

Ucapan terimakasih disampaikannya atas kehadiran Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur dilokasi calon objek wisata Gentong Batu Napal.

“Terimakasih bapak yang sudah hadir dan berada ditengah-tengah kami yang bersedia untuk hadir di Desa Pasar Sukadana ini,” terang Delly Solthoni.

Foto, Istimewa
Foto, Istimewa

Ia merasa sungguh sangat bangga dan mengapresiasi atas kekompakan semua masyarakat warga dilingkungan Capang-Merdeka Dusun Capang.

“Ini pak Kadis saya sungguh sangat bangga pak, sangat mengapresiasi masyarakat saya khususnya Dusun Capang.”tuturnya.

Histori lokasi calon objek wisata Gentong Batu Napal merupakan rumpun bambu yang tampak terlihat menyeramkan.

Baca Juga :  Kodim 0429/Lamtim Gandeng RSUD Sukadana Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Lansia Tahap II

“Karena apa, histori awal tempat rekreasi Gentong Batu Napal ini memang lahan rumpun bambu. Bagi saya sungguh sangat menyeramkan.”ujarnya.

Foto, Tempat Wisata Gentong Batu Napal
Foto, Tempat Wisata Gentong Batu Napal

“Tapi ternyata masyarakat disini saling bahu membahu membersihkan tempat ini dan sekaligus membongkar babat alas bahasanya,” terang Delly Solthoni.

“Alhamdulillah, sehingga terlaksana berkat kerjasama yang baik masyarakat Dusun Capang. Terimakasih saya ucapkan atas nama Pemerintahan Desa kepada masyarakat Dusun Capang yang telah bahu membahu demi terwujudnya tempat rekreasi Gentong Batu Napal,” jelas Adel panggilan keseharian Delly Solthoni.

“Harapan kami selaku Pemerintah Desa dan masyarakat agar Pemerintah Kabupaten Lampung Timur khususnya Dinas Pariwisata dapat membantu kami baik sarana dan prasarana maupun saran atau gagasan kedepan,” harapnya.

“Sehingga nanti tempat rekreasi Gentong Batu Napal ini menjadi tempat rekreasi unggulan terutama di Desa Pasar Sukadana, Aamiin ya rabbal aalamiin,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur berterima kasih kepada Kepala Desa Pasar Sukadana dan juga masyarakat sebagai pendukung Pariwisata di Kabupaten Lampung Timur.

“Terkait pariwisata ini terkait dengan Dinas kami, jadi kami terimakasih kepada Kepala Desa dan masyarakat yang mau mendukung Pariwisata di Kabupaten Lampung Timur,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur.

Baca Juga :  Letkol Arm.Arief Budiman,S.Sos,M.M Resmi Jabat Dandim 0429/Lamtim

“Tadi juga Kepala Desa bilang sangat antusias dukungan masyarakat, jadi saya ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada masyarakat setempat,” ucap Ahmad Badrulah.

Setelah melihat situasi lokasi calon objek wisata Gentong Batu Napal akan berjalan apabila dikembangkan dengan sungguh-sungguh.

“Saya melihat situasi tempat ini sepertinya kalau kita kembangkan dengan sungguh-sungguh Insyallah ini akan jalan,” katanya

Pihaknya akan memberikan dukungan untuk kemajuan calon objek wisata Gentong Batu Napal.

“Kami dari Dinas Pariwisata mencoba, Insyaallah mendukung dengan adanya Pariwisata Gentong Batu Napal mudah-mudahan bisa maju,” cetusnya.

“Karena Dinas kami ini terkait dengan pariwisata mudah-mudahan kita bisa bersinergi dan kedepan Pariwisata ini bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Pengurus calon objek wisata Gentong Batu Napal, Burhanuddin mengatakan
dilokasi calon objek wisatanya tersebut dibutuhkan fasilitas, sarana dan prasarana khusus.

“Disini dibutuhkan sumur bor, MCK, paving blok, lampu PLN, lampu taman dan gazebo dan rumah pohon karena terdapat pohon-pohon kayu besar,” kata Burhanuddin.

“Begitu juga pelampung, bebek-bebekan dan perahu perlengkapan arung jeram karena terdapat aliran air anak sungai bernama Way Capang jadi tempat berenang semua usia,” cetusnya. (Rilis/Eko)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum