Walikota Metro Wahdi, Menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Kota Metro-(HPN)- Walikota Metro, Wahdi menjadi pembina upacara dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni Tahun 2023, yang berlangsung di Halaman Kantor Walikota Metro, Kamis (01/06/2023).

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila juga dihadiri Wakil Walikota Metro, Forkopimda, Sekertaris Daerah, para Asisten, para Staf Ahli, Kepala OPD dan Camat, Lurah se-Kota Metro.

Di dalam sambutan Presiden Indonesia, Joko Widodo, yang disampaikan oleh Walikota Metro Wahdi, menyatakan bahwa Pancasila dan nilai-nilai yang di kandungnya merupakan falsafah dasar, pandangan hidup Bangsa, Dasar Negara, Ideologi, Kekuatan Pemersatu Bangsa, dan
Sumber segala sumber Hukum Negara.

Baca Juga :  Penghargaan Prestasi, Sebanyak 39 Personel Polres Metro Dari Bintara Dan Perwira Naikan Pangkat
Foto, Walikota Metro
Foto, Walikota Metro

β€œPancasila sebagai dasar dan ideologi Negara merupakan meja statis yang menyatukan berbagai keragaman yang ada, sekaligus sebagai bintang penuntun dinamis yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita Pendirian Negara, mewujudkan masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya.

Hari lahir pancasila yang ditetapkan setiap tanggal 1 juni ini memiliki makna bagi rakyat dan Bangsa Indonesia, tidak hanya menjunjung tinggi Pancasila sebagai dasar Negara ataupun tujuan Berbangsa, namun turut menjadikan Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Walikota Metro, Hadiri Youth Leadership Summit Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tahun 2021

β€œPancasila bukan hanya untuk dibaca dan didengar namun harus di praktekan dan diaktualisasikan dalan kehidupan sehari-hari, sehingga nilai-nilai pancasila akan tertanam di dalam hati Bangsa Indonesia,” lanjut Wahdi.

Walikota, Wahdi didalam sambutan Presiden mengajak untuk bersama menjaga perdamaian, menjaga persatuan, dan menjaga persaudaraan.

β€œMarilah kita bergotong royong membangun peradaban dan pertumbuhan global, dan berkomitmen untuk bersama-sama menjaga perilaku patriotik, cinta tanah air, serta menjaga toleransi dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” terangnya. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum