Warga Desa Taman Cari Keluhkan Air Sumur Bor Masjid Darul Jabar Tercemar Minyak Solar

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)- Salah satu warga keluhkan terkait air sumur bor yang berada di lokasi di masjid darul jabar menjadi tercemar kandungan minyak solar dari perusahaan Hidup Indah Berkah (PT.HIB) yang berada di dekat masjid darul jabar di dusun IV, Desa Taman Cari, Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur.

Hal itu di ungkapkan oleh salah satu warga desa taman cari dusun IV Sigut Wasono, awal mulanya saya dikasih tahu sama para jamaah masjid darul jabar bahwa air sumur bor tersebut tercemar minyak solar,” ucapnya Sigut.

Foto, Lokasi kantor PT.HIB
Foto, Lokasi kantor PT.HIB

Kemudian saya langsung datang ke masjid darul jabar, lalu saya ambil air sumur bor tersebut ternyata benar, air sumur bor tersebut tercemar oleh minyak solar.

Baca Juga :  Hadiri Syukuran Hari Lalu Lintas, Kapolres Lamtim Terima Piala Pocil

Akibat,adanya penimbunan minyak solar dari PT.HIB yang berjarak sekitar 4 meter dari sumur bor masjid darul jabar. Sebelum dipindahkan telah terjadi tumpahan minyak solar dari water tank. Sehingga bisa mencemari sumur bor masjid darul jabar, “kata Sigut.

Lanjutnya, saya juga pernah menegur pihak perusahaan PT.HIB dan sudah melakukan pengurasan air sumur bor. Namun hasil nya masih tetap sama.

Menurutnya, solar itu asalnya dari proyek PT. HIB yang berdampingan dengan masjid darul jabar. Setahu saya pemilik PT.HIB itu dari pulau jawa,” Ungkapnya, Sigut kepada media halopaginews.com

Foto, Sumur Bor
Foto, Sumur Bor

Sedangkan, air sumur bor yang berada di lokasi masjid darul jabar pada saat musim kemarau ini sangat berguna, dan dibutuhkan masyarakat lingkungan sekitar, “terangnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergitas, Koramil 10/LBM Dan Polsek Gelar Apel Bersama

Sementara, terkait izin mendirikan kantor atau workshop perusahaan PT HIB yang berjarak di dekat masjid. Bahkan pihak perangkat desa maupun lingkungan setempat dan pengurus masjid tidak pernah di mintai izin, “jelasnya.

Pasalnya, lokasi tempat Kantor PT. HIB berdiri, di lokasi tanahnya milik sediono alias muksin.

Namun, banyak dampak, baik dari kendaraan PT.HIB yang bermuatan besi yang melintasi di depan halaman masjid,” Katanya.

Masyarakat lingkungan setempat sebenarnya merasa keberatan dan sangat terganggu dengan adanya aktifitas hingga larut malam yang di lakukan oleh perusahaan PT.HIB, “Cetus nya. (TIM)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum