KUKERTA UNRI Tanam 1000 Pohon

0
437

RIAU, Roka Hilir (HPN) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) melakukan penanaman 1000 pohon di Kepenghuluan Bangko Makmur, Kecamatan Bangko Pusako.

Dijelaskan Perwakilan mahasiswa KUKERTA UNRI Riau
Marthin Nababan mengatakan, bahwa pohon dengan sejuta manfaatnya disebut sebagai paru-paru dunia. Indonesia dulunya disebut menjadi paru-paru dunia, seyogyanya Indonesia merupakan Negara yang kaya akan Sumber Daya Alamnya (SDA), salah satunya adalah hujan tropis yang memiliki berbagai jenis pohon yang lebat dan rimbun.

“Lalu bagaimana keadaan Indonesia sekarang? Seperti yang kita ketahui semakin banyak hutan serta pohon di Indonesia yang digunduli untuk kepentingan pribadi. Seperti baru-baru ini terjadi kebakaran disalah satu daerah di Provinsi Riau tepatnya di Dumai, Pelalawan dan sekitarnya,” ujarnya. Rabu (21/8).

Sambung Marthin, dengan mengetahui betapa besarnya bahaya dan dampak yang di timbulkan dari penebangan serta pembakaran pohon tersebut. Misalnya terjadinya longsor, banjir serta bencana lainnya.

“Kami Mahasiswa KUKERTA UNIVERSITAS Riau 2019 melaksanakan Program Kerja tentang penanaman 1000 pohon di Kepenghuluan Bangko Makmur, dengan maksud dan tujuan agar menghijaukan lingkungan di Kepenghuluan Bangko Makmur, terutama pada jalan utama Kepenghuluan Bangko Makmur,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Dituntut 8 Tahun Penjara

Lebih jelasnya, dimana terdapat dua jenis pohon yaitu pohon sirsak dan pohon matoa yang Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau 2019 tanam di Kepenghuluan Bangko Makmur.

“Penanaman pohon sirsak selain untuk penghijauan juga dapat digunakan untuk tanaman obat, dimana daun sirsak dapat digunakan sebagai penghambat sel kanker jika dikonsumsi secara rutin, dan untuk kegunaan matoa untuk mengobati hipertensi, gangguan pencernaan dan mencegah penuaan dini,” tambahnya.

Selanjutnya, mahasiswa berharap masyarakat Kepenghuluan Bangko Makmur dapat merasakan manfaat dari apa yang mereka tanam ini, juga semoga masyarakat Bangko Makmur dapat mengolah serta mengembangkan tanaman yang lainnya.

“Mengingat di Kepenghuluan ini penghasilan masyarakatnya hanya bergantung pada hasil dari tanaman sawit, karena sering terjadinya banjir tahunan di Kepenghuluan ini, membuat masyarakat enggan untuk menanam tanaman selain sawit,” ungkapnya.

Sementara Penghulu Bangko Makmur Said Mubarok, mendukung penuh program yang dilaksanakan oleh Mahasiswa KUKERTA UNRI 2019. Kepenghuluan juga sudah menyediakan pohon yang akan di tanam, selain itu toko masyarakat ikut berperan dalam penanaman 1000 pohon ini.

Baca Juga :  Pertandingan Sepakbola Antar Dusun di Rohil

“Penanaman 1000 pohon ini memakan jangka waktu dua minggu yang dimulai dari rentang waktu tanggal 16-31 Juli yang ditanam di sepanjang jalan utama Kepenghuluan Bangko Makmur. Kurangnya pohon di Kepenghuluan Bangko Makmur membuat banjir sering terjadi di Kepenghuluan ini yang mana banjir menjadi banjir tahunan yang terjadi dalam rentang waktu 3-4 bulan,” katanya. Rabu (21/8).

Penghulu mengajak semua kalangan untuk menyadari betapa pentingnya program tanam 1000 pohon ini untuk kehidupan dimasa depan. Demi diri sendiri, demi anak dan cucu, demi Negara dan demi dunia. Satu pohon yang di tanam oleh satu penduduk Bangko Makmur maka puluhan pohon akan menghiasi Kepenghuluan ini kedepannya.

“Semoga program kerja oleh Mahasiswa KUKERTA UNRI 2019 ini dapat menyadarkan kita akan pentingnya pohon didalam kehidupan kita, demi menyelamatkan bumi dari pemanasan global,” tutupnya.(Taufik Saragih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here