DPC AWPI Metro Gelar Senam Lansia

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Metro (HPN) – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Metro, bekerja sama dengan Rumah Makan Gudek Sundari, mengadakan senam lansia, bincang santai dengan Bakal Calon (balon) Walikota Metro Wahdi, yang dilaksanakan di Taman Alam Digital Waru, 21c Yosomulyo, Metro Pusat. Minggu (19/01/2020).

Ketua DPC AWPI Very Sudarto menyampaikan, bahwa acara tersebut untuk mempererat tali silaturahmi menjelang Pemilihan Walikota (pilwakot) Metro.

“Kepada masyarakat Yosomulyo, rekan pers dari AWPI siap berbaur dengan masyarakat Yosomulyo dan sekitarnya, supaya apa tanggapan masyarakat tentang Wartawan, dan kami juga dari AWPI mengajak masyarakat untuk berolah raga bersama, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi.” kata Very Sudarto.

Baca Juga :  HUT Kota Metro ke-82 Dilangsungkan

Lanjutnya, usai melakukan senam bersama, pihaknya juga telah mengundang salah satu Balon Walikota. Yakni Wahdi, untuk berbincang-bincang santai.

“Setelah senam kita kedatangan tamu istimewa, yakni Bapak Wahdi selaku balon Walikota Metro, untuk dapat berbincang santai dengan kita.” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wahdi menyampaikan, saat memasuki Taman Waru, ia melihat pemandangan yang sejuk. Untuk itu Wahdi menyarankan agar ekosistem di Taman Waru tetap terjaga.

“Saya suka dengan tempat ini, terasa sejuk dan nyaman, seyogyanya kita harus menjaga ekosistem dan Fasilitas milik umum.” ucapnya mengagumi Taman Waru.

“Meskipun saya lihat Taman Waru ini sedikit terbatas lahannya, namun ekosistemnya harus tetap terjaga, ini merupakan lumbung oksigen,” kata Wahdi.

Baca Juga :  Wakil Ketua II DPRD Metro Hadiri Talkshow Pengembangan Ekonomi Kreatif

Sementara Sudarmanto, selaku pengelolah Taman Waru tersebut mengatakan, Taman Waru ini notabenenya di bangun dengan gotong royong bersama warga Yosomulyo, dan Waru memiliki arti yaitu, warga rukun.

“Dulu Taman ini dibangun dengan cara gotong royong bersama warga, nama waru sendiri memiliki arti yaitu warga rukun, selain menyediakan berbagai macam jenis kuliner tradisionalnya, kami juga menyediakan layanan edukasi rescue atau pendidikan penanggulangan bencana alam sejak dini. Silahkan berkunjung dan Manfaatkan Taman Waru untuk kegiatan belajar, maupun kumpul keluarga.” terang Sudarmanto. (Samsul)

Dilaporkan oleh : Redaksi Halopaginews