Cegah Banjir Dan Munculnya Wabah Penyakit, Kodim 0429/Lamtim Gelar Karbak

| π•Ώπ–Šπ–—π–Žπ–’π–†π–π–†π–˜π–Žπ– π•΅π–†π–‰π–Ž π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–† π•Ύπ–Šπ–™π–Žπ–†.

Klik Gambar

Lampung Timur-(HPN)- Karya Bakti (Karbak) yang diselenggarakan oleh Kodim 0429/Lamtim dalam rangka mencegah terjadinya bencana banjir dan munculnya wabah penyakit berlangsung di Pasar Desa Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Senin (4/12/2023).

Hadir dalam kegiatan, Dandim 0429/Lamtim diwakili Danramil 429-12/Batanghari Mayor Inf. Jumingan, Pasiter Lettu Kav. Aprizal, Danramil 429-05/Sukadana Lettu Inf. Sugiri, Kapolsek Sukadana AKP. Zulkarnain, SH,M.M, Sekcam Arie Auliansyah, Sip, Kadus Pasar Sukadana, Personil Koramil, Polsek dan Pol-PP serta warga masyarakat.

Dala arahanya Mayor Inf. Jumingan menyampaikan kegiatan Karbak dilaksanakan serentak dijajaran TNI AD sesuai dengan ST Kasad, khususnya Kodim 0429/Lamtim dalam rangka menghadapi musim penghujan.

Baca Juga :  Hadir Ketua Tim Penilai Lomba Desa Dari Pemkab Lamtim Bersama Camat Way Bungur, Di Desa Tegal Ombo

“Mari laksanakan kegiatan hari yang berlokasi di pasar Sukadana dengan penuh tanggung jawab meskipun cuaca hujan, dengan tujuan selain untuk menjaga kebersihan lingkungan juga untuk mengantisipasi berkembangya wabah penyakit serta mencegah terjadinya banjir mengingat saat ini di Wilayah Kodim 0429/Lamtim sudah memasuki musim penghujan”, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pasiter Kodim 0429/Lamtim Lettu Kav. Aprizal menambahkan dengan kegiatan Karya Bakti yang melibatkan dari berbagai unsur mampu kembali menggelorakan semangat Gotong-royong.

” Budaya gotong royong adalah bagian dari kehidupan berkelompok masyarakat Indonesia, dan merupakan warisan budaya bangsa. Nilai dan perilaku gotong royong bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi pandangan hidup, sehingga tidak bisa dipisahkan dari aktivitas kehidupannya sehari-hari”, kata Pasiter.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Penganiayaan Warga Waway Karya Ditangkap Polisi

Lebih lanjut Pasiter mengatakan,”Saya yakin akan lebih banyak masalah yang dapat diselesaikan dengan menerapkan budaya gotong-royong. Mungkin tidak seberapa, tapi semoga memberikan manfaat yang besar,” pungkasnya.

Selain pembersihan selokan, sungai dan lingkungan pasar, pada kegiatan Karya Bakti juga dilaksanakan penanaman pohon untuk mencegah munculnya musibah banjir. (Red)

Dilaporkan oleh : Redaksi Umum